 |
| Berdoa sebelum Berangkat |
Tanggal 14 Mai 2012, Perjalanan kami dimulai pada jam 20.11, dengan dimulai dengan membaca doa dan sedikit pembicaraan agar semuanya sesuai dengan rencana. Perjalanan kami dari Tangerang (kampus Isvil) mengendarai sepeda motor, belum juga perjalanan dimulai tapi ada aja sesuatu, blm ada helem lah, ya sudah sebelum jalan ngari2 helem dulu deh.... heee... kami berangkat menggunakan 7 sepeda motor, yang pasti yang bawa laki2 semua nihh awalnya, yg dibonceng cewek2nya, tapi ada yg laki2 22nya... heee karena ceweknya cuma 6 dan cowoknya ada 8.
Perjalanan pun dimulai pada jam 22.23 WIB dengan mengendarai motor, Bismilah, semoga semuanya lancar dan terkendali....
 |
| Bersiap Berangkat |
|
|
Perjalanan sesuai dengan rencana, kami hanya menggunakan kecepatan dibawah 60 km/jam, biar pelan asalkan selamat sampai tujuan. Tapi baru juga sampe Kab.Bogor, pada jam 22.09 udah ada sebagian dari kami yang merasa cape dan letih, dan akhirnya kami berhenti di suatu tempat untuk sebentar beristirahat, dan makan malam bagi teman-teman yang belum makan.
 |
| Istirahat |
Perjalanan di mulai kembali, dan akhirnya aku berganti pasangan oleh Linda, aku yang membawa motor, abisnyaaaa di boncengin Rendy gk bisa diem, bikin orang skor jantung aja... Perjalanan sangat menegangkan, karena aku baru kali ini mengendarai motor pada jam malam dan jauh pula, tapi ya berdoa aja agar selamet, pas di puncak, huhhh ada ajaaa,,, ada batu mau aku tabrak, dah gitu lubang juga aku hajar aja,,, heeee maklumlah matanya agak rabun kalo malem2, mana yg depan main dulu2an ,,, ya wes, aku ketinggalan, untungnya di belakang masih ada orang, kalo gk, aku kan gk tau jalan. di perjalanan sangat amat dingin, aku gk pake sarung tangan dan cuma pake 1 jaket, huuuufff pas dah sampe puncak ke atas,,, makin dingin, tapi yaaahh,,, di tahan ajaaaa,,, demi perjalanan.
 |
| Menghangatkan diri |
Kira-kira jam 00.30 an kami semua sampai di Cibodas, horeeeeee,,,, sampe juga ... tapi blm boleh mendaki, ya sudah akhirnya kita beristirahat dulu di warung, sambil melepas lelah selama perjalanan dari Tangerang ke Cibodas, sambil bikin api kecil untuk menghangatkan diri yang kedinginan bersama yg lainnya. yang lain enak-enak tiduuurrr, aku, Linda, Jun, K'Putra, K'wahiid, K'rahma, and opah gk bisa tidur di lura, ya sudah kita asik main tebak2an dan menikmati api unggun kecil, sembari menunggu waktu pagi yang tak kunjung tiba. Akhirnya kira-kiran jam 3 an k'Rahma dan K'Putra melihat situasi untuk pendakian, dan akhirnya diputuskan kami mendaki malam itu juga. Dan semua teman2 dibangnkan untuk segera bersiap2 untuk mandaki, sebagian berganti baju dan bersiap mempersiapkan kembali perlengkapan yang sudah dibawa.
 |
| Mulai Perjalanan |
Jam 03.57 pendakian dimulai, dengan berdoa sejenak agas semuanya baik-baik saja. perjalanan pun dimulai dengan ditemani bulan dan bintang yang menyinari kami, dan senter yang kami bawa. perjananan baru dimulai tapi rasa lelah sudah melanda kami, karena trek yang kami lewati lumayan membuat lelah, karena tangga2nya banyak dan yaaa begitulah,,, lelah pun melanda, tak dipungkiri, belum apa2 kami sudah banyak menghabiskan waktu untuk beristirahat sejenak, dengan semangat yang berkobar dalam dada, perjalanan terus dilanjutkan. hari pun sudah mulai terang, waktu subuh telah tiba, tapi kami belum sampai ke tempat yang baik untuk kami solat dan belum menemukan sumber air untuk kami berwudhu, dan akhirnya kami memutuskan untuk berhenti sejenak di air terjun Ciberem untuk melaksanakan solat subuh dan membuat sarapan.
 |
| Sehabis Solat Subuh |
|
|
Di Ciberem, kami bergegas solat subu, subhanallah... indahnya air terjun,,, sungguh indah kekuasaan Allah... tak ada yg menandingi ciptaan-Nya. kami whudhu dan minum air dari air terjun ini, sungguh nikmatnya... rasa lelah yg kami lewati sejenak terlupakan akan keindahan ciptaan Allah ini. setelah solat subuh, kami membuat sarapan,,,, tapi ternyata... k'Putra lupa bawa sambungan kompor ke gas, akhirnya bingung pun melanda kami semua, tapi k'Putra memutuskan untuk turun ke bawah untuk menyewa alat dan membeli lagi sedikit bahan makanan untuk kami nanti diatas, alhamdulillahnya ini ketauan masih dibawah, coba di atas, aku tak bisa membayangkannya. sambil menunggu k'Putra, mani masak dengan parafin, masak seadanya, yang penting perut ke isi, dan menambah tenaga. lama gk dateng-dateng k'Putra, kami pun bermain2 di air terjun, ada yg foto2, ada yg curhat, ada yang serius menikmati indahnya air terjun yang ada dan ada pula yg tidur.
Risty menerima sms dari k'Putra agar kami semua melanjutkan perjanan duluan, nanti dia menyusul karena masih harus mengurusi simaksi, ya sudah kami yg tadinya masih bermain2 di air terjun saat itu juga bersiap2 untuk melanjutkan pendakian dengan petunjuk arah k'Wahiid. tapi belum juga naik kami sudah bertemu k'Putra di ber3an jalan, kami pun melanjutkan perjalanan bersama kembali. di tengah perjalanan k'Rahma perutnya sakit. aku, opah berada di belakang dekat k'Rahma, dan sebagian anak cowok. Jun, k'Putra, Aby, Dullah dan yang lainnya memutuskan untuk membuat tandu untuk menggotong k'Rahma, karena tidak mungkin kalo kami kembali ke bawah atau meninggalkan k'Rahma ditengah jalan seperti ini, kebersamaan dan rasa empaty anak-anak yang lain pun mulai terlihat, siapa yang benar2 peduli dengan keadaan orang lain. sebagian yang lain berada lumayan jauh di depan dan beristirahat sambil menunggu tandu jadi. aku dan Linda menenangkan k'Rahma, agar dia merasa sedikit tenang dan memberi obat, agar perutnya tidak begitu sakit.
 |
| K'Rahma di Tandu |
|
Dengan susah payah yang penuh kesabaran dan kekuatan yang lain, k'Rahma digotong menggunakan tandu, secara bergantian teman-teman laki2 menggotong kakak ku tercinta ini, walau perjalanan tersendat-sendat tapi kami tetap menikmati perjalanan ini dengan keakraban dan kebersamaan yang sebelumnya tak pernah ada diantara kami semua.
dan akhirnya k'Rahma memutuskan untuk berjalan, tak lagi digotong, karena katanya gk tega dengan semuanya, ia merasa sangat tidak enak kepada yg lain karena sudah susah payah mengotong dia, dan membawa barang2 yg lai. perjalanan kami lanjutkan kembali, sedikit demi dedikit, perjalanan dilewati oleh banyak rintangan yg membuat lelah.
 |
| Tiba di Air Pasaaannnnssss |
 |
| Melewati air panas hanya dengan seuntai tambang |
Setelah lama kami berjalan tak terasa jam 12.00 sampai di air panas, perjalanan yang sangat mengerikan karena hanya dibantu oleh seuntai tambang, dan dibawah jurang, waw, mengerikan, perjalanan ini benar2 harus hati2 karena takut terjatuh atau terkena air panas. Aliran air terjun air panas ini sangat deras, sedikit takut sih karena kacamata ku tak bisa dipakai, aku berjalan melewati air panas tanpa menggun akan kacamata, aku melangkah agak tersendat-sendat, karena harus benar2 hati2 sekali menginjakan kakiku ke batu untuk melangkah ke batu selanjutnya, kalau tidak aku bisa terjatuh atau terpeleset, alhamdulillah aku bisa melewatinya dengan selamat. sehabis melewati air panas ternyata ada air hangat, dan teman2 sudah menunggu disana untuk sejenak beristirahat dan solat zuhur, waktunya solat, dan whudu di air hangat. sehabis solat duduk dan beristirahat sejenak sambil menunggu teman2 cowok di belakang yang masih menikmati air panas, sampai2 ada yang tidur disana...
Perjalanan dilanjutkan, ternyata medan yang kami harus kami lewati sangat terjal, menanjak dan penuh kekuatan ekstra hati2, kami berjalan begitu lama, sambil menunggu yang dibelakang, dari yg dilihat di petunjuk arah masih 2,3 km lagi,,, huhhhffff cape, lelah letih sudah membayang-bayangi otak ku, dan sampai siduatu tempat sambil menunggu teman2 yang masih di belakang aku pun tertidur sejenak. perjalanan di lanjutkan kembali, Risty dan k'Putra duluan ke kandang badak, tapi kami menunggu teman2 yang lain sampai kumpul semua dan kami baru memutuskan melanjutkan perjalanan bersama, ternyata tak jauh dari tempat kami beristirahat sudah sampai kandang badak, rasanya huuuhhh tak terkira.
 |
| Hriri, K'Putra dan Jun |
 |
| Masak makan siang ke sorean |
Jam 16.20 an kami sampai di kandang Badak dan sebagian teman2 membangun tenda, yang cewek2 memasak untuk makan siang yang sudah ke sorean sebenarnya.... keseruan pun semakin menjadi,,, serunya memasak bareng, sambil mendengarkan kekonyolan Jun, Hariri, Eka, dan kawan2 lain... membuat semuanya tertawa.
 |
| Makan Sore |
 |
| Pada kelaperan.. sampe gk ada sisa eyyy | | |
Kenikmatan yang kami lewati, sungguh tak terhingga, rasa lapar yang melanda sekejap hilang dengan makanan yang telah dibuat oleh teman-teman dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang terhadap kami semua, dan kami semuanya pun makan dengan lahap menikmati sedikit demi sedikit makanan, dengan canda tawa yang tak pernah lepas dari mulut2 mereka. canta tawa yang tak pernah terbayangkan sebelumnya sambil menikmati hidangan yang seadanya. Sehabis makan, dilanjutkan dengan berbagi cerita maupun keluh kesah selama perjalanan dari bawah ke Kandang Badak ini. banyak suka dan kritik yang dilontarkan, tapi walau begitu ini semua demi persaudaraan kami agar tetap terjaga ataupun lebih baik lagi. tak terasa waktu mulai sore, dan hujan pun turun membasahi tenda kami, kami yang sedang asik berbincang-bincang akhirnya tidak bisa keluar dari tenda karena hujan. dan kami memutuskan untuk tetap di dalam tenda. sambil bermain tebak-tebakan, cerita bersama, mebuat tawa yang tak bisa berhenti,,, kebersamaan ini benar2 belum pernah ku alami, tinggal di 1 tenda bersama, tenda yang seharusnya diisi oleh 6 orang, kini terpaksa dimuat untuk 14 orang, sumpek padet memang, tapi yaaahhh kami menikmati itu semua.
Malam mulai menemani kami, sebagian teman-teman sudah ada yang tertidur karena lelah, tapi baru jam 8 malem gituh, aku juga belom solat magrib dan isa, mana bisa tidur, banyak posisi yang sudah dicoba, tapi tetep aja gk bisa tidur, melihat yang lain jadi ingin tersenyum dan tertawa, karena kami sudah tidak beraturan tidurnya, ada yg miring, ada yg duduk ada yang tengkurep, uuuh udah macem-macem gaya deh semuanya, tapi aku, jun, opah, k'Putra masih mengobrol dan tak bisa tidur. Hariri dan Jun membuat api unggu ke luar, aku dan opah mencoba untuk tidur, tapi setelah mau terlelap, dibangunin oleh Jun, huuuhh kesel tapi yaaah mau bilang apa, akhirnya becanda2 lagi, trus kayaknya pada laper deh,Jun, Opah dan aku memberanikan diri untuk mengambil air dan wudhu untuk solat magrib di jamak solat isa. walau sebenernya agak takut, tapi diberanikan lah, mana udaranya amat sangat dingin sampai menusuk tulang. abis solat kita masak mie dan air jahe, eh k'Rahma dan K'Wahiid banun, dasar, kalo nyium makanan aja bangun. bis makan Jun tidur, langsung ngorok lagi tuh orang,,, k'Wahiid ma Opah mencoba membuat api unggun, tapi cuma sebentar api menyala tetep aja mati lagi. aku, Opah, K'rahma, K'Putra dan K'wahiid berbagi tempat untuk tidur, karena sudah tak sabar k'Rahma minta pindah ke tenda sebelah, akhirnya k'Rahma, opah, Linda, K'Putra pindah, aaahhh ada lahan untuk tidur akhirnya, baru sebentar tidur udah dibangunin sama lita, karena dia kebelet mau puupp, ya sudah padahal males bgt sih dingin bgt di luar, tapi gk tega ngeliat anak yg satu itu, aku temenin deh, bis itu dilanjutin lagi tidurnya, tapi bukannya nambah lega, kenapa malah gw makin gk dapet lahan buat didur ya...??? yag di tidur2in aja lah kasian nih mata dan badan belom istirahat dri kemaren, tapi ya tidur2, gk2 deh, mana dinginnya minta ampun, akhirnya aku putusin untuk tidur sambil duduk. baru mau tidur lagi kebangun ma risty katanya ada yg goyang2in tenda, dia takut akhirnya aku bangun tuk liat, tapi gk ada apa2, di luar tenda sana ternyata banyak orang, mungkin pendaki yg istirahat, aku mau lanjutin tidur tapi kali ini bener2 gk dapet lahan, duduk lah aku tidurnya.
 |
| tidurnya umpel-umpelan |
Waktu masih tengah malam, melihat keadaan di luar dengan mengintip di jendela tenda, melihat situasi teman2 yang sudah tertidur pulas, dan sedang konser ngorok, berisik bgt pada... hahahaaaa,,, aku duduk dan termenung, akhirnya k'Wahiid menemani ku berbincang2, saking aku gk bisa tidurnya, kami ngobrol untuk menghilangkan rasa dingin, ingin rasanya cepat2 pagi, karena situasi tenda sudah tidak layak heee,,, saking banyaknya muatan kali ya, sampe k'Wahid bilang tenda cembung, sepanjang malam tertawa.
Subuh pun tiba, tapi belum juga pada bangun dan kami pun kesiangan untuk solat subuh, bergegas solat subuh walau air terasa dingin seperti es batu... badan rasanya mengigil, bis solat subuh siap2 untuk membuat sarapan, bagi2 tugas, ada yg membuat nasi, dan lauk pauk, dan ada yg mencoba bikin api lagi untuk menghangatkan diri. kami semua memutuskan untuk langsung turun setelah makan pagi, karena logistik sudah tidak memungkinkan juka kami harus naik ke puncak, dan fisiknya pun takut tak sanggup. akhirnya setelah sarapan kira2 jam 09.50 kami bergegas untuk turun ke bawah.
tak terasa perjanalan turun dari kandang badak begitu cepat, tapi kami hanya mempunyai cadangan air hanya 2 botol, itu yang sangat membuat kami lelah karena dipertengahan jalan air kami sudah habis, sampai di daerah Ciberem kira2 jam 12.30, kami bergegas untuk cepat2 sampai di warung peristirahatan. benar2 habis tenaga, gk punya air sedikitpun, dan waktu solat zuhur pun sudah tiba. aku berjalan bersama dengan k'Wahid, benar2 kocak ternyata nih orang, yg tadinya ku kira dingin bgt, sepanjang jalan ngobrol dan sedikit tertawa,,, melihatnya lelah butuh air, ternyata aku punya minuman yang ku minum bersama k'wahid dan k'rahma, sedikit membantu mengumpulkan energi.
 |
| Ivpala dan Napak Rimba |
 |
| Ivpala |
 |
| Napak Rimba |
 |
| Jembatan |
Sampai di warung kira2 jam 13.44, menunggu teman2 yang lain satu persatu mandi dan solat zuhur, ada yg makan, beli oleh2, tidur, dll. Malamnya sehabis isa kami melanjutkan perjalanan pulang ke Tangerang, dan memutuskan untuk Isa di Masjid At Ta'aun, hujan mengguyur kami, udara ngat dingin, mengigil. sehabis solat kami sedikit berbincang2 dan aga sedikit ketegangan, dan akhirnya melanjutkan perjalanan ke Tangerang, jalan yg licin dan tubuh yang letih membuat kami mengendarai motor dengan hati2 dan pelan. sampai di tangerang kira2 jam 1 malan, k'Rahma dan hariri membeli makanan untuk kami makan, hampir semuanya beristirahat sejenak di BEM hingga pagi hari.
Perjalanan ini sangat menyenangkan dan tak akan terlupakan, begiru indah, penuh dengan canda tawa, tak merada ada beben yang kami pikul, walau bawaan kami sangat berat, melupakan beban pikiran, penat dalam hati, cape badan semua terbayar sudah dengan keakraban ini. semoga ini bukan hanya jadi sebuah kenangan, tapi kami akan tetap menjaga tali persaudaraan kami sampai kapan pun. Maju terus IVPALA, semoga perjuangan kami tak sia2, walau banyak rintanga dan hambatan yang kami lalui untuk merintis ini.